Monday, October 2, 2017

Apa Itu Sistem Informasi Geografis ?


1. Apa fungsi Peta?
Ada 7 fungsi utama yang dapat digunakan dari peta, yaitu :
Menunjukkan lokasi dari  suatu tempat atau ketampakan alam di permukaan bumi.
Memberikan gambaran mengenai luas dan bentuk ketampakan alam di permukaan bumi.
Menunjukkan ketinggian tempat.
Menentukan arah dan j arak berbagai tempat.
Menyajikan persebaran gejala sosial.
Untuk perenca naan wilayah.
Untuk kegiatan penelitian.


2. Macam-Macam dan Jenis Peta
A. Berdasarkan Sumber Data
- Basic Map (Peta Induk), Peta dihasilkan dari survei langsung di lapangan.
- Derived Map (Peta Turunan), Peta yang memerlukan survei langsung ke lapangan. Sehingga tidak

B. Berdasarkan Isi Data yang Disajikan
- Peta Umum, Peta yang menggambarkan semua topografi di permukaan bumi seperti unsur alam seperti sungai dan danau, unsur buatan manusia seperti jembatan dan jalan. Peta umum dapat kita bedakan menjadi tiga macam yakni: Peta topografi, Peta chorografi dan  Peta dunia.
- Peta Tematik, Peta yang menggambarkan informasi dengan tema-tema tertentu/khusus. Contohnya peta penyebaran gas di indonesia.

C. Berdasarkan Skalanya
- Peta Kadaster/Peta Teknik, Peta ini mempunyai skala sangat besar yakni antara 1 : 100 – 1 : 5000. Peta kadaster ini sangat rinci.
- Peta Skala Besar, Peta ini mempunyai skala antara 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000.Biasanya peta ini digunakan untuk perencanaan suatu wilayah.
- Peta Skala Sedang, Peta ini mempunyai skala antara 1 : 250.000 sampai 1 : 500.000
- Peta Skala Kecil, Peta ini mempunyai skala antara 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000.
- Peta Geografi/Peta Dunia, Peta ini mempunyai skala lebih kecil dari 1 : 1.000.000.Semakin kecil skalanya, maka cakupan wilayahnya akan semakin luas.

3. Bentuk dan model vektor
Sumber peta dapat dilakukan dengan menggunakan 3 cara, yaitu :

A. Pemetaan Terestis merupakan pemetaan yang menggunakan peralatan seperti theodolit waterpass atau total station. Pemetaan ini dilakukan dengan metode penyusuran seluruh areal pemetaan yang hasilnya sangat detal dan sangta teliti.. Jenis peta yang akan dihasilkan oleh pemetaan terestis adalah peta garis.

B. Pemetaan Fotogrametris merupakan pemetaan melalui pemotretan dari udara menggunakan kamera udara dan pesawat udara. Jenis peta yang akan dihasilkan dari pemetaan fotogrametris peta garis dan peta foto. Foto ini memiliki ketelitian hasil yang cukup tinggi.

C. Pemetaan citra satelit adlaah  pemetaan yang menggunakan citra satelit yang diperoleh dari pemotretan satelit. Citra satelit ini ditentukan berdasarkan ukuran pixel. Semakin besra ukuran pixel maka peta yang akan dihasilkan akan semakin global. Semakin kecil maka peta akan semakin detail.


4. Fungsi Koordinat


Scroll to Top